Kamis , 6 Agustus 2020
Home » BERITA » AJI Kota Mandar Kembali Gelar GIN dan Halfday Workshop

AJI Kota Mandar Kembali Gelar GIN dan Halfday Workshop

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar bekerjasama dengan Google News Initiative (GNI), Internews dan AJI Indoesia kembali menyelenggarakan Google News Initiative Training Network di Hotel Matos Maal Mamuju, Sabtu (19-20/10).

Training yang digelar pada, Sabtu dan Minggu (19-20/10) ini, diikuti 30 jurnalis dari berbagai platform media di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) dan dua trainer tersertifikasi Google yang bekerja untuk AJI Indonesia dan Internews, Anhar dan Nurdin Amir.

Untuk di wilayah Sulbar sendiri, Google news Initiative Training Network ini sebelumnya juga telah diselenggarakan di Polewali Mandar (Polman) tahun 2018 lalu.

Fokus dari training ini adalah mengasah keterampilan peserta untuk memanfaatkan sejumlah tools online guna melakukan verifikasi online atas beragam informasi yang terindikasi hoax, serta melakukan pengecekan kebenaran rumor yang beredar di dunia maya.

Peserta akan belajar beberapa materi yang bersifat teknis mengenai kebersihan data digital (digital hygiene), analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, dan beragam tools yang bisa digunakan untuk melakukan investigasi secara online.

Sehingga melalui kegiatan ini para jurnalis diharapkan mampu menjadi penyaring atas makin maraknya informasi hoaks bersamaan makin pesatnya perkembangan dunia digital, dengan memanfaatkan berbagai jenis tools bermanfaat tersebut dalam kerja jurnalistiknya.

Anhar, selaku trainer berharap kepada peserta yang mengikuti kegitan ini, nantinya mempunyai kemampuan lebih untuk melakukan verifikasi terhadap semua informasi dan berita yang beredar. Khususnya menggunakan tools Google yang selama ini tersedia tapi belum dimanfaatkan.

“Pada kesempatan ini kita memberikan pelatihan khusus untuk itu supaya wartawan tidak menjadi bagian dari penyebar hoaks, tapi bisa membantu masyarakat khususnya untuk memberikan penjelasan sebenarnya di masyarakat terkait informasi dan berita yang beredar,” kata Anhar.

Salah satu peserta perwakilan dari Radio Banua Malaqbi, Nanna Sarliana Mamuju mengaku sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan tersebut.

“Pelatihan ini tentu sangat bermanfaat, Kita belajar memanfaatkan tools yang disediakan oleh Goggle untuk mengidentifikas informasi.
Ini penting, mengingat arus informasi Yang begitu cepat Di era industri 4.0 Yang sedikit menyulitkan Kita untuk bisa menilai benar atau salahnya,” tutup wanita yang akrab disapa Nanna ini.

Selain GIN, di hari ketiga, Senin 21 Oktober, AJI Kota Mandar juga menggelar Halfday Workhsop di Universitas Tomakaka. Kepada peserta diberikan materi-materi pengantar tentang teknik mengenal dan menangkal hoaks. Kegiatan didukung oleh pihak Universitas Tomakaka.

Oleh: Zulkifli

About admin

Check Also

Diskusi Publik #saveKPK

MAJENE – Penolakan terhadap upaya pelemahan KPK, baik dalam proses pemilihan komisioner KPK dan revisi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *