Minggu , 17 Oktober 2021
Home » BERITA » AJI KOTA MANDAR MENOLAK REMISI PEMBUNUH JURNALIS!

AJI KOTA MANDAR MENOLAK REMISI PEMBUNUH JURNALIS!

Presiden Joko Widodo mengeluarkan Kepres No. 29/2018 tentang Pemberian Remisi Berupa Perubahan Pidana Penjara Seumur Hidup menjadi Pidana Penjara Sementara. Dalang pembunuhan jurnalis Radar Bali AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, I Nyoman Susrama, menjadi salah satu dari 115 terpidana yang menerima remisi.  Otak pembunuhan jurnalis tersebut mendapat pemotongan masa hukuman dari Seumur Hidup menjadi 20 tahun penjara!

Keputusan itu akan berimplikasi langsung pada iklim kebebasan pers di Indonesia. Pelaku tindak kekerasan terhadap jurnalis sepertinya mendapat angin segar dan berpotensi memunculkan peristiwa sejenis (kekerasan terhadap jurnalis) sebab rendahnya efek jera.

Kasus pembunuhan Prabangsa yang terjadi di Bali tahun 2010 menjadi satu-satunya yang diselesaikan tuntas oleh kepolisian. Pemerintah masih punya hutang delapan kasus pembunuhan jurnalis yang belum terungkap sampai saat ini.

AJI Kota Mandar menilai pemberian remisi adalah langkah mundur terhadap penegakan kemerdekaan pers di tanah air. Pemberian remisi dari seumur hidup menjadi 20 tahun akan melemahkan penegakan kemerdekaan pers. Bukan tidak mungkin nantinya akan menerima pembebasan bersyarat. Betapa tidak adilnya!

Untuk itu, kami dari AJI Kota Mandar menuntut Presiden Joko Widodo agar membatalkan remisi terhadap I Nyoman Susrama, si pembunuh jurnalis.

About admin

Check Also

Etika Perlindungan Privasi dalam Peliputan Kejahatan Seksual

Siaran pers Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar Mamuju, 15 September 2021   AJI Mandar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *